Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing, jadi Judul Film Pangeran Antasari

Kisah perjuangan Pangeran Antasari dalam melawan penjajahan Belanda resmi diangkat ke layar lebar. Kepastian tersebut seiring dengan telah di lakukannya casting dan syuting film Pangeran Antasari di beberapa tempat di Kalimantan Selatan.

Film yang mengisahkan perjuangan Pangeran Antasari dalam Perang Banjar akan diberi judul “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing”.

Judul film ini merupakan kalimat penyemangat yang digunakan Pangeran Antasari bersama pejuang lainnya untuk melawan para penjajah Belanda.
Film Pangeran Antasari
Pangeran Antasari 
Terbukti, dengan semangat “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing” mampu menjadi penyemangat para pejuang di banua dalam Perang Banjar, yang berlangsung hampir setengah abad lebih atau sejak tahun 1859 hingga 1905.

Dengan semangat “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing”  Pangeran Antasari bersama pejuang lainnya, berhasi merebut merebut Benteng Orange Nassau di Desa Pengaron, Kabupaten Banjar. Keberhasilannya dalam perang ini mengobarkan semangat perjuangan rakyat Banjar hingga berhasil memperoleh kemerdekaan.

Melihat dari semangat dan keberhasilan dari para pejuang terdahulu, kalimat “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing” diabadikan sebagai slogan  Provinsi Kalimantan Selatan, sebagimana termaktub dalam logo resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kalimat yang berisikan semangat juang ini sangat relevan dengan perkembangan zaman. Tidak hanya untuk melawan penjajah, tetapi juga dapat dijadikan sebagai semangat untuk maju dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »